Obral!

Buku “Dari Balambangan Menjadi Banyuwangi”

Rp96.000

Kabupaten Banyuwangi dengan segala dinamikanya saat ini begitu sangat mempesona baik di mata penduduknya sendiri maupun di mata publik nasional bahkan internasional. Namun demikian, pesona itu tentu tidak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalunya, yakni Kerajaan Balambangan.

Runtuhnya Kerajaan Balambangan, selalu disambung dengan berdirinya Kabupaten Banyuwangi. Demikianlah kesan yang kita peroleh ketika membaca Sejarah Kerajaan Balambangan dan atau asal-usul berdirinya Kabupaten Banyuwangi. Namun rupanya dalam narasi tersebut ada sejarah yang hilang. Bagaimana tidak, runtuhnya Kerajaan Balambangan (1767) masih berjarak lima tahun dari Perayaan Hari Jadi Banyuwangi (1771); atau berjarak tujuh tahun dari pelantikan Mas Alit sebagai Tumenggung Wiraguna (1774); bahkan berjarak 45 tahun dari munculnya nama Kabupaten Banyuwangi (1812). Di sinilah ketertarikan Penulis untuk mengulas tentang peristiwa apa saja yang terjadi di seputaran tahun-tahun tersebut. (Aji Ramawidi, Penulis).

 

Penulis buku ini adalah pribadi yang sangat mencintai sejarah Banyuwangi dan tekun melakukan eksplorasi lapangan dan penelusuran sumber-sumber lokal, kemudian ditambahkan untuk memperkaya interpretasi sejarah. Periode yang ditulis oleh Mas Aji, demikian saya biasa memangggil beliau, adalah periode yang sangat penting karena transformasi politik yang dignifikan terjadi pada masa ini, ketika kekuatan asing begitu dominan dan memaksakan perubahan peta politik baru di Balambangan. (Dr. Sri Margana, M.Hum, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Gajah Mada Yogyakarta).

 

Kabupaten Banyuwangi, sebagaimana jamak diketahui, merupakan bagian tak terpisahkan dari Kerajaan Balambangan. Kerajaan ini sendiri merupakan bekas salah satu bagian dari Kerajaan Majapahit. Kerajaan Balambangan runtuh pada 1767 setelah ditaklukan oleh kolonialisme Belanda. Namun, setelah takluknya Balambangan tersebut tak lantas serta merta mengubahnya menjadi Kabupaten Banyuwangi. Ada bentangan sejarah yang cukup panjang. Di sinilah, Mas Aji Ramawidi dengan apik menguraikan fase demi fase kepemimpinan di Ujung Timur Jawa ini. (Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Bupati Banyuwangi).

Deskripsi

Buku Dari Balambangan Menjadi Banyuwangi
Buku Dari Balambangan Menjadi Banyuwangi karya Aji Ramawidi (2022)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku “Dari Balambangan Menjadi Banyuwangi””

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *